PALU – Memperingati 40 tahun eksistensinya, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sagarmatha menggelar Sagarmatha Expo 2026 pada 26–28 Oktober 2026. Mengusung semangat empat dekade perjalanan dan pengabdian, kegiatan ini berlangsung di pekarangan Gedung B, Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Tadulako.
Sagarmatha Expo menjadi ruang refleksi perjalanan panjang organisasi sekaligus wadah untuk merayakan karya, kreativitas, dan semangat kolaborasi. Berbagai agenda esensial dihadirkan dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-40 Sagarmatha, yang tidak hanya menandai pertambahan usia organisasi, tetapi juga merekam jejak petualangan selama empat dekade.
Pembukaan kegiatan pada 26 Oktober 2026 dilakukan oleh Dr. Hj. Ani Susanti, M.Si., yang hadir sebagai perwakilan Rektor Universitas Tadulako. Dalam kapasitas lainnya, Ani Susanti juga memiliki keterkaitan dengan organisasi pecinta alam sebagai anggota dan pembina Mapala Santigi serta pembina Mapatala Untad.
Momentum pembukaan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian Sagarmatha Expo 2026, yang dirancang sebagai ruang pertemuan antara sejarah organisasi, ekspresi seni, dan semangat generasi muda dalam merawat nilai-nilai petualangan serta kecintaan terhadap alam.
Hari Kedua: Peluncuran Buku dan Penghormatan kepada Rektor Untad
Memasuki hari kedua, Selasa, 27 Oktober 2026, rangkaian kegiatan diisi dengan sambutan Rektor Universitas Tadulako, peluncuran buku karya Sagarmatha, serta penganugerahan Rektor Untad sebagai Anggota Dewan Kehormatan Mapala Sagarmatha.
Peluncuran buku menjadi salah satu agenda utama dalam perayaan empat dekade tersebut. Buku ini diposisikan sebagai simbol mahakarya Sagarmatha, yang merekam perjalanan, pengalaman, dan dinamika organisasi selama 40 tahun. Kehadirannya diharapkan menjadi dokumentasi berharga bagi generasi saat ini maupun generasi penerus dalam memahami sejarah dan nilai-nilai yang telah dibangun Sagarmatha.
Prosesi peluncuran buku berlangsung melalui goresan pertama pada kanvas putih oleh Rektor Untad. Aksi artistik tersebut menjadi simbol dimulainya pengabadian perjalanan Sagarmatha melalui medium seni visual, sekaligus merepresentasikan lembaran baru bagi organisasi dalam melanjutkan kiprahnya.
Adapun kegitaan ini juga diikuti oleh Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Muhardi, M.Si., IPM., ASEAN Eng. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir. Rois, M.P, Ketua Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Dr. Wildani Pingkan S. Hamzens, S.T.,M.T , dan Dosen pembina Sagarmatha Ir. Rachmat Zainuddin, M.P., serta Dr. Hasriyanty, S.P., M.Si.

Keterlibatan para pimpinan dan sivitas akademika tersebut menambah makna peluncuran buku sebagai momentum kolaboratif yang mempertemukan perjalanan organisasi mahasiswa dengan dukungan lingkungan akademik.
Pada kesempatan yang sama, Rektor Untad juga dianugerahi penghargaan sebagai Anggota Dewan Kehormatan Mapala Sagarmatha. Penganugerahan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-40 yang menegaskan pentingnya hubungan antara organisasi, perguruan tinggi, dan para pihak yang turut mendukung perjalanan Sagarmatha.
Kolaborasi Seni, Rupa, dan Bunyi: Merayakan Kreativitas Tanpa Batas
Semarak Sagarmatha Expo 2026 berlanjut melalui kolaborasi Rektor Untad dengan seniman Sulawesi Tengah dalam konsep pertunjukan seni rupa dan bunyi. Salah satu seniman yang terlibat adalah Paul Natsir Umar, seorang musisi etnik yang menghadirkan dimensi musikal dalam perayaan tersebut.
Perpaduan seni visual dan bunyi menghadirkan pengalaman kreatif yang memperluas makna sebuah perayaan organisasi pecinta alam. Kanvas putih, goresan artistik, dan ekspresi musikal menjadi medium untuk merekam perjalanan empat dekade Sagarmatha, sekaligus menandai ruang kreativitas dan kolaborasi tanpa batas.
Melalui pendekatan ini, Sagarmatha Expo tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang ekspresi yang mempertemukan dunia akademik, seni, dan semangat berkarya. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan organisasi dapat diabadikan bukan hanya melalui tulisan dan dokumentasi, melainkan juga melalui bahasa visual dan bunyi yang sarat makna.
Bertempat di pekarangan Gedung B Fakultas Pertanian Untad, kawasan yang menjadi bagian dari lingkungan akademik Universitas Tadulako di Tondo, kegiatan ini menghadirkan suasana perayaan yang menghubungkan kenangan masa lalu dengan semangat masa depan.
Empat Dekade Perjalanan, Satu Semangat yang Terus Menyala
Peringatan 40 tahun Sagarmatha melalui Sagarmatha Expo 2026 menjadi momentum untuk menengok kembali perjalanan panjang organisasi, menghargai karya yang telah dihasilkan, serta memperkuat semangat untuk terus bertumbuh.
Selama empat dekade, perjalanan Sagarmatha menjadi bagian dari dinamika kehidupan kemahasiswaan dan aktivitas pecinta alam. Melalui peluncuran buku, penganugerahan Dewan Kehormatan, serta kolaborasi seni rupa dan bunyi, perayaan ini menghadirkan beragam cara untuk merekam dan memaknai eksistensi organisasi.
Dengan mengusung semangat 40 Tahun Eksistensi Sagarmatha, Sagarmatha Expo 2026 menjadi penanda perjalanan yang tidak berhenti pada kenangan, tetapi juga membuka ruang bagi kreativitas, kolaborasi, dan keberlanjutan gerakan generasi berikutnya.
Empat dekade telah menjadi bagian dari sejarah Sagarmatha. Kini, melalui karya, dokumentasi, dan perjumpaan lintas disiplin, organisasi ini kembali menegaskan semangatnya untuk terus melangkah, menjaga jejak petualangan, dan menuliskan babak-babak baru di masa mendatang.