Semangat kepedulian lingkungan ditunjukkan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (FAPERTA UNTAD). Pada hari Jumat, 16 Oktober 2026, sebanyak 11 kelompok Bakti Lingkungan FAPERTA UNTAD melaksanakan aksi bersih-bersih dengan fokus pengumpulan sampah plastik di lingkungan kampus. Kegiatan yang didampingi langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FAPERTA UNTAD, Dr. Ir. Rois, MP, dan Kepala Kebun Akademik Fakultas Pertanian, Dr. Ir. Henry N. Barus, M.Sc, ini menyasar area di sekitar gedung kuliah, laboratorium dan kebun akademik dan sejumlah fasilitas umum fakultas yang masih banyak ditemukan sampah anorganik (plastik).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berhasil mengumpulkan sampah plastik yang kemudian dikumpulkan dalam kantong besar untuk selanjutnya dipilah dan dikelola secara bertanggung jawab. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa pertanian tidak hanya belajar tentang budidaya tanaman, tetapi juga tentang menjaga ekosistem. Dr. Ir. Rois, MP dalam arahannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas antusiasme mahasiswa. Menurutnya, kegiatan bakti lingkungan seperti ini adalah implementasi langsung dari Pola Ilmiah Pokok (PIP) Untad dan pembentukan karakter mahasiswa untuk cinta lingkungan.
"Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan, tapi mendidik. Kami ingin mahasiswa FAPERTA UNTAD menjadi pelopor dalam kepedulian lingkungan dan menjadi contoh baik bagi kita semua. Sampah plastik adalah ancaman serius yang membutuhkan kesadaran “kolektif”. Apa yang dilakukan mahasiswa hari ini adalah investasi untuk kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar Dr. Rois.
Sementara itu, Dr. Ir. Henry N. Barus, M.Sc menambahkan bahwa pengelolaan sampah plastik harus dimulai dari sumbernya, yaitu dengan memberikan edukasi kepada mahasiswa, pengelola kantin, gerobak jajanan/minuman, dan pedagang minuman bermotor. Juga perlu dilakukan pemilahan serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Ia berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan dan menjadi budaya di lingkungan UNTAD. Melalui kegiatan Bakti Lingkungan ini, diharapkan seluruh civitas akademika dan masyarakat luas dapat teredukasi tentang pentingnya prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan.




