Berita / Berita

Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Prodi Agroteknologi Gelar Pelatihan Penyusunan Proposal Kompetensi

Berita 05 October 2026 Oleh: Humas Faperta Untad
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Prodi Agroteknologi Gelar Pelatihan Penyusunan Proposal Kompetensi

Palu, 5 Oktober 2026 — Program Studi Agroteknologi menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Proposal Kompetensi bagi Mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun proposal program kompetensi secara sistematis, kreatif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Ruang Senat Fakultas Pertanian.

Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Rois, M.P. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan dalam menyusun proposal sebagai salah satu bentuk pengembangan kapasitas dan kreativitas mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan.

Kemampuan menyusun proposal menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menuangkan ide dan gagasan ke dalam sebuah program yang terstruktur. Melalui proposal yang baik, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kompetensi sekaligus memberikan pengalaman dalam merancang dan melaksanakan sebuah program.

Selanjutnya, Koordinator Program Studi Agroteknologi, Syamsiar, S.P., M.P., memberikan sambutan sekaligus menekankan pentingnya kegiatan tersebut bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Agroteknologi. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali kemampuan dalam mengidentifikasi gagasan, menyusun perencanaan, hingga menuangkannya dalam proposal yang memiliki nilai dan daya saing.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari civitas tenaga pendidik Program Studi Sejarah FKIP, yaitu Haliadi, S.S., M.Hum., Ph.D. Narasumber merupakan sosok yang telah sering memberikan informasi dan pendampingan terkait tata cara penyusunan program kompetensi bagi mahasiswa.

Dalam pemaparannya, Haliadi memberikan berbagai informasi dan pemahaman kepada mahasiswa mengenai langkah-langkah menyusun proposal program kompetensi. Materi yang disampaikan diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana mengembangkan ide, menyusun program secara sistematis, serta menghasilkan proposal yang lebih baik dan memiliki peluang untuk dikembangkan dalam berbagai kegiatan kompetensi mahasiswa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa, khususnya dari Program Studi Agroteknologi, yang mengikuti pelatihan dengan antusias. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan adanya perhatian dan minat yang besar terhadap pengembangan kemampuan di bidang penyusunan proposal dan program kompetensi.

Melalui kegiatan pelatihan ini, Program Studi Agroteknologi berharap mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang diperoleh melalui proses perkuliahan, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, inovasi, serta keterampilan dalam merancang dan mengusulkan berbagai program kompetensi.

Pelatihan penyusunan proposal ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong mahasiswa Agroteknologi untuk lebih aktif mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, baik di tingkat fakultas, universitas, maupun pada tingkat yang lebih luas.