Kuliah Umum Agribisnis Bahas Perdagangan Internasional Durian Bersama Owner CV. Banua Pertanian
Program Studi Agribisnis menggelar kegiatan kuliah umum yang bekerja sama dengan mitra prodi, owner CV. Banua Pertanian. Kegiatan ini turut dilaksanakan oleh mahasiswa Magang Kampus Berdampak Prodi Agribisnis yang sedang menjalankan program magang di perusahaan tersebut.
Acara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha. Ia menekankan bahwa sinergi ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya dalam memahami praktik nyata di sektor agribisnis yang berorientasi global.

Kuliah umum menghadirkan narasumber internasional, Mr. Sam Lu Xiang, yang membawakan materi bertema “Alur Perdagangan Internasional Produk Pertanian (Spesifik Produk Durian)”. Dalam pemaparannya, Mr. Sam Lu Xiang menjelaskan secara komprehensif mengenai rantai perdagangan durian dari tingkat petani hingga pasar ekspor. Ia menguraikan tahapan penting mulai dari proses budidaya, standarisasi kualitas, pengemasan, sertifikasi ekspor, hingga distribusi ke negara tujuan.
Menurutnya, durian sebagai komoditas hortikultura memiliki potensi besar di pasar internasional, terutama di kawasan Asia. Namun, untuk dapat bersaing, diperlukan konsistensi kualitas, pemenuhan standar karantina, serta pemahaman terhadap regulasi perdagangan di masing-masing negara tujuan.
Mahasiswa magang yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini juga mendapatkan pengalaman langsung dalam manajemen acara profesional, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata implementasi program Kampus Berdampak, yang mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi sekaligus memperluas wawasan praktis di dunia agribisnis.
Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa Prodi Agribisnis semakin memahami dinamika perdagangan internasional produk pertanian, khususnya durian, serta termotivasi untuk mengembangkan potensi komoditas lokal agar mampu menembus pasar global.

Komentar