Kemahasiswaan

  • DASAR PEMIKIRAN

Pola Pengembangan Kemahasiswaan (POLBANGMAWA) di Fakultas Pertanian, khususnya dalam pelaksanaan kokurikuler mengacu pada Kepmendikbud R.I. No : 155/U/1998 tentang pedoman umum organisasi kemahasiswaan di Perguruan Tinggi dan keputusan Rektor Untad No : 027/PT.41.H/O/1992 tentang pedoman penyelenggaraan kegiatan kokurikuler mahasiswa Universitas Tadulako.

Pola pembinaan kemahasiswaan dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler yaitu: kegiatan akademik yang meliputi kuliah, pertemuan kelompok kecil (seminar, diskusi, responsi), bimbingan penelitian, praktikum, tugas mandiri, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta kegiatan ekstrakurikuler yaitu : kegiatan kemasiswaan yang dirancang diluar kegiatan akademik yang bertujuan melengkapi kegiatan akademik dalam mencapai tujuan pendidikan nasional yang meliputi : penalaran dan keilmuan, minat dan kegemaran, upaya perbaikan kesejahteraan mahasiswa dan bakti sosial bagi masyarakat.

Kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler merupakan bagian integral dari proses pendidikan yang mengarah pada pembentukan sikap dan kepribadian serta eksistensi dan tanggung jawab sebagai generasi yang potensial untuk meneruskan cita-cita perjuangan bangsa.

Dasar pemikiran ini tetap berpedoman pada tujuan pendidikan nasional yang termaktub dalam UU No. 20 Tahun 2003, tentang sistem pendidikan nasional dengan sasaran utama  untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak didik, sehat jasmani dan rohani, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara. Disamping itu sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional, maka perguruan tinggi sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah R.I No. 60 Tahun 1999 yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan dapat berperan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Selanjutnya dalam pelaksanaan kegiatan kokurikuler di Fakultas Pertanian selalu mempertimbangkan sistem dan kondisi yang berkembang sesuai kebutuhan pengembangan pembinaan kemahasiswan yang diserasikan dengan hasil rapat kerja bidang kemahasiswaan Untad Tahun akademik 1992/1993 Tanggal 13 – 14 Juni 1992 di Palu.

  • TUJUAN DAN SASARAN

Pola pembinaan dan pengembangan kemahasiswaan di Fakultas Pertanian mempunyai tujuan dan sasaran umum dan khusus.

  • Sasaran Umum :
    1. Jiwa Pancasila : Mahasiswa sebagai warga negara R.I perlu dididik agar berjiwa Pancasila yakni beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berwawasan kebangsaan yang luas, terbuka dan mampu bermusyawarah.
    2. Kepemimpinan: Mahasiswa diberi peluang untuk mengembangkan dirinya melalui pengembangan organisasinya, kegiatan komunikasi dan latihan manajemen yang terarah dalam rangka memantapkan sikap, wawasan dan kemampuan kepemimpinan kader generasi muda bangsa di masa depan.
    3. Dedikasi dan kepeloporan dalam pembangunan: Mahasiswa diberi peluang untuk mengembangkan kemandiriannya melalui kegiatan-kegiatan yang kreatif dan inovtif serta produktif untuk mengamalkan dan mengabdikan ilmu pengetahuan dan tehnologi serta seni bagi pembangunan masyarakat, bangsa dan negara.
    4. Ketahanan fisik dan mental: Mahasiswa dididik dan dilatih untuk dapat memiliki ketahanan fisik dan mental yaitu sehat jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap serta memiliki rasa tanggung jawab dan disiplin yang tinggi agar dapat mendukung ketahanan perguruan tinggi yang pada gilirannya akan menunjang ketahanan nasional.
  • Sasaran Khusus :
    1. Sikap ilmiah: Mahasiswa dididik dan dilatih agar memiliki hasrat ingin tahu dan belajar terus menerus; dengan analisa yang tajam, jujur, rasa tanggung jawab yang tinggi, keterbukaan terhadap pendapat yang berbeda dan kritis, sikap bebas dari prasangka, sikap menghargai nilai, norma, kaidah dan tradisi keilmuan.
    2. Sikap keahlian atau profesional : Mahasiswa perlu diberi motivasi agar memiliki keinginan untuk mencapai tingkat penguasaan iptek yang lebih tinggi, kemandirian dan kemahiran sesuai minat ilmu, kemampuan dan arah profesinya, etika profesi yang tinggi dan kesejahteraan yang tinggi.
  • MATERI PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN

Materi pembinaan dan pengembangan kemahasiswaan dapat diperoleh baik melalui pengalaman, pengkajian, dan pelatihan di Fakultas Pertanian dan antar Fakultas di Universitas Tadulako maupun pada kegiatan bersama antar berbagai perguruan tinggi, meliputi kegiatan :

  • Kegiatan penalaran dan keilmuan : Mahasiswa diarahkan pada kegiatan- kegiatan yang dapat. menunjang proses belajar guna meningkatkan kemampuan akademik dan profesionalisme dibidang ilmunya serta mampu mengkaji kondisi nyata masalah pembangunan baik nasional, regional dan lokal.
  • Pembinaan minat dan kegemaran : Mahasiswa diarahkan pada peningkatan keterampilan dan prestasi dalam berbagai kegiatan olah raga, pencinta alam, seni dan kegiatan kepemudaan lainnya.
  • Pembinaan kesejahteraan. Mahasiswa diarahkan pada peningkatan kesejahteraan mahasiswa, baik aspek lahiriah maupun rohaniah dalam rangka pembentukan sikap dan mental serta kepribadian mahasiswa sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.
  • Organisasi kemahasiswaan di Fakultas Pertanian mengacu pada bentuk organisasi kemahasiswaan perguruan tinggi yang diselenggarakan berdasarkan prinsip : dari, oleh dan untuk mahasiswa dengan memberikan peranan dan keleluasaan yang lebih khusus kepada mahasiswa yang meliputi organisasi di tingkat perguruan tinggi terdapat Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) dan unit kegiatan mahasiswa (UKM); di tingkat Fakultas terdapat Senat Mahasiswa Fakultas atau Badan Eksekutif Mahasiswa (SMF/BEM) dan Badan Permusyawaratan Mahasiswa Fakultas atau Badan Perwakilan Mahasiswa (BPMF/BPM) dan Unit Kegiatan Fakultas (UKF); Di tingkat jurusan, terdapat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan di tingkat antar perguruan terdapat Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS) yang meliputi Ikatan Senat Mahasiswa Sejenis (ISMS) dan Ikatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (IHMJ). Organisasi kemahasiswaan ini mempunyai masa kerja hanya satu tahun saja, dan kepemimpinan dan atau kepengurusan organisasi kemahasiswaan hanya dapat dijabat oleh seorang mahasiawa yang aktif, dan untuk S1 maksimal sedang menempuh semester VII dan untuk D3 maksimal sedang menempuh semester V diawal periode jabatannya.
  • Bakti sosial mahasiswa/pengabdian masyarakat. Mahasiswa diarahkan pada kegiatan nyata dalam masyarakat yang bersumber dari semangat pengabdian dan tanggung jawab terhadap masyarakat di lingkungan sekitarnya.
  • JENIS DAN BOBOT KEGIATAN

Jenis kegiatan kokurikuler terbagi dalam dua macam yaitu :

  • Kegiatan Mandiri (tidak terjadwal) meliputi :
  • Bidang organisasi dan manajemen: menyangkut kepengurusan organisasi kemahasiswaan baik di tingkat Nasional, Regional, maupun di tingkat intern Universitas dan Fakultas.
  • Bidang studi kepustakaan/penelitian umum yang meliputi kegiatan diskusi ilmiah baik ditingkat Nasional, Regional maupun Lokal.
  • Bidang kepeloporan pembangunan meliputi kegiatan Kepramukaan, Resimen Mahasiswa (Menwa) dan Pencinta alam.
  • Bidang penelitian menyangkut keanggotaan baik di tingkat Nasional maupun Regional
  • Bidang karya ilmiah yang dipublikasikan dibagi menurut tipe: ilmiah populer, kemasyarakatan/kenegaraan dan kemahasiswaan.
  • Bidang pencapaian prestasi menurut jenjang tingkat prestasi baik ditingkat Nasional, Regional, maupun Lokal. Untuk keenam bidang jenis kegiatan tersebut diberi bobot antara 100 nilai sampai 500 nilai disesuaikan dengan tingkat kegiatan dan tipe kegiatan menurut ketentuan yang telah ditetapkan dalam rapat kerja bidang kemahasiswan dan SK Rektor Untad Nomor: 027/PT4l/K/O/1992.
  • Bidang khusus menyangkut keikutsertaan mahasiswa dalam upacara hari besar nasional yang diberi bobot/nilai 25 nilai tiap hadir/ikut.
  • Kegiatan terjadwal meliputi :
    1. Bidang penalaran terdiri atas diskusi dan seminar.
    2. Bidang minat, bakat, dan kemampuan meliputi kegiatan-kegiatan seperti olah raga, kesenian, pramuka, menwa, pencinta alam, dan LPM.
    3. Bidang kesejahteraan terdiri dari kegiatan-kegiatan seperti : koperasi, Unit Pengkajian Islam Mahasiswa (UPIM), unit kerohanian lainnya, dan pengabdian pada masyarakat.

Untuk ketiga bidang (kegiatan terjadwal) diatas di beri bobot antara 25 sampai 50 nilai (untuk setiap kali mengikuti kegiatan) disesuaikan dengan jenis dan tipe kegiatan yang diikuti menurut ketentuan yang telah ditetapkan dalam rapat kerja bidang kemahasiswaan dan SK Rektor UNT AD No. 027/PT4I/K/O/1992.

  • EVALUASI
    • Evaluasi kegiatan kokurikuler dilakukan oleh dosen wali/pembina di fakultas dengan terus melakukan kontrol atas pelaksanaan kegiatan yang dibantu oleh SMF dan dikoordinir oleh Wadek Bima.
    • Setiap mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang telah mengikuti kegiatan kokurikuler diberikan nilai-nilai sesuai dengan jumlah nilai-nilai yang telah dikumpul selama menjadi mahasiswa. Ketentuan nilai sebagai berikut :
Uraian Untuk S-1
– Nilai A, telah mengumpulkan nilai sebanyak 2551 ke atas
– Nilai B, telah mengumpulkan nilai sebanyak 2251 – 2550
– Nilai C, telah mengumpulkan nilai sebanyak 2000 – 2250
  • BEBERAPA KETENTUAN
    • Kegiatan kokurikuler di Fakultas Pertanian mulai diberlakukan berdasarkan SK Rektor Untad No. 027/PT41/K/O/1992 tentang pedoman penyelenggaraan kegiatan kokurikuler mahasiswa Universitas Tadulako.
    • Kegiatan kokurikuler diwajibkan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Tadulako yang terdaftar, dan telah mengikuti kegiatan ORMIK di Fakultas Pertanian
  • JENIS PROGRAM KEGIATAN KEMAHASISWAAN
    • Kegiatan penalaran dan keilmuan

Mahasiswa Fakultas Pertanian aktif mengadakan kegiatan seminar, diskusi-diskusi ilmiah, dan pelatihan-pelatihan baik lingkungan kampus maupun di luar kampus, juga di tingkat regional maupun nasional. Khusus di tingkat local dan regional pelaksanaan kegiatan seminar, diskusi, pelatihan mahasiswa menjalin kerjasama dengan berbagai Instansi terkait maupun yang tidak terkait baik dalam perolehan dan pemberian materi (nara sumber). Kegiatan penalaran lainnya adalah mengikuti debat Bahasa Inggris di tingkat Regional oleh UKM lingkungan kampus.

    • Pembinaan Kesejahteraan :

Pembinaan kesejahteraan  mahaiswa Fakultas Pertanian telah banyak dilakukan antara lain :

  1. Pembinaan keagamaan seperti : Studi Islam Intensif (SII), kebaktian persomi.
  2. Pembinaan koperasi
  3. Pembuatan taman belajar mahasiswa dan pemberian beasiswa
  4. Pembuatan program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
  5. Pelatihan-pelatihan Kewirausahaan
    • Organisasi Kemahasiswaan

Pembinaan organisasi kemahasiswaan di Fakultas Pertanian telah mengalami perkembangan sebagai berikut :

  1. Badan permusyawaratan/perwakilan mahasiswa (BPM) yang dipimpin oleh Sekretaris Jendral dan wakil Sekretaris jendral, yakni sebagai lembaga legislatif mahasiswa yang bertugas melakukan konfrensi (sidang umum, pemilu raya, sidang pleno) untuk semua kegiatan kemahasiswaan yang dipertanggung jawabkan oleh BEM.
  2. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang dipimpin oleh seorang Ketua Umum dan seorang wakil ketua; seorang sekretaris dan seorang bendahara.

BEM Fakultas Pertanian terdiri atas 8 bidang yaitu :

  • Bidang Riset dan Pengembangan Profesi
  • Bidang Kesekretariatan
  • Bidang minat dan bakat
  • Bidang Kerohanian
  • Bidang Advokasi
  • Bidang Pemberdayaan Perempuan
  • Bidang Kewirausahaan
  • Bidang Infokom

BEM Fakultas Pertanian selain melakukan kegiatan-kegiatan dari program-programnya, juga mengkoordinir kegiatan-kegiatan yang ada di fakultas.

  1. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau Unit Kegiatan Fakultas (UKF).

UKM adalah unit kegiatan mahasiswa yang mempunyai induk organisasi di tingkat universitas seperti Mahasiswa Pencinta Mushallah (MPM), mapala, menwa, pramuka, koperasi komisariat Fakultas Pertanian dan lembaga studi advokasi penanggulangan HIV/AIDS/NAPZA (ELSAM). Sedangkan UKF adalah unit kegiatan otonomi di fakultas.

2.  Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)

Sesuai jumlah program study yang ada di Fakultas Pertanian, maka HMJ di Fakultas Pertanian terdiri atas :

  • Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGROTEK)
  • Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEP)

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) ini umumnya melakukan kegiatan penalaran dan keilmuan sesuai bidang ilmunya dalam bentuk seminar, lokakarya, diskusi, temu ilmiah, simposium baik ditingkat lokal, regional, maupun nasional.

Ikatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (IHMJ) adalah organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian dan jurusan di tingkat antar perguruan tinggi yang dalam kegiatannya selalu melibatkan organisasi mahasiswa sejenis dari Fakultas Pertanian, malahan ada beberapa personil yang duduk sebagai pengurus di tingkat nasional.

Adapun kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian antara lain: seminar, lokakarya, temu ilmiah, diskusi panel keprofesian.

  • Bakti sosial/pengabdian

Untuk kegiatan pengabdian masyarakat/bakti sosial telah dilakukan oleh beberapa UKM / UKF dalam bentuk kegiatan antara lain :

    • Melakukan penyuluhan tentang pertanian.
    • Melakukan anjangsana kepanti asuhan di Kota Palu dan Desa-desa tertinggal
    • Melakukan kegiatan try out UMPTN kepada kelas III SMU/SMK.
    • Sebagai sosialisasi keberadaan Fakultas Pertanian di sekolah-sekolah (SMU/SMK) yang ada di Kota Palu.
    • Penghijauan dan kebersihan kampus (Green & Clean)
    • Desa Binaan
  • PROSEDUR PELAYANAN KEMAHASISWAAN
    • Untuk melakukan kegiatan kemahasiswaan harus melalui syarat-syarat dan prosedur sebagai berikut: setiap organisasi kemahasiswaan yang ada mengajukan proposal kegiatannya kepada pimpinan fakultas (Dekan cq. Wadek Bima dan harus sepengetahuan ketua BEM). Selanjutnya Wadek Bima mendesposisi kepada Wadek Biduk untuk mendapatkan persetujuan besarnya dana, selanjutnya Wadek Biduk meneruskan kepada bendahara fakultas.
    • Pelayanan Beasiswa mengenai informasi beasiswa ada yang melalui Universitas, ada yang langsung ke fakultas tetapi sangat terbatas. Setelah BAAK Untad memberikan informasi adanya beasiswa ke fakultas, Wadek Bima menyebarluaskan informasi tersebut kepada seluruh mahasiswa baik melalui BEM maupun langsung mengeluarkan pengumuman. Setiap jenis beasiswa mempunyai kriteria/ketentuan yang harus dipenuhi oleh mahasiswa. Jika ada mahasiswa yang memenuhi kriteria, langsung melengkapi persyaratanya dimasukkan/diserahkan kepada bagian kemahasiswaan selanjutnya diteruskan ke BAKP Untad untuk diproses. Sesuai ketentuan, mahasiswa penerima beasiswa tidak diperkenankan mendapat lebih dari satu jenis beasiswa kecuali bantuan kredit mahasiswa.
    • Setiap mahasiswa harus terdaftar dan menjadi anggota/pengurus minimal satu lembaga/organisasi kemahasiswaan yang ada di perguruan tinggi atau di Fakultas.
    • Setiap mahasiswa harus terdaftar dan aktif mengikuti minimal satu kelompok study yang ada di fakultas atau di luar fakultas.
  • BEASISWA

Untuk menunjang terselenggaranya pendidikan tinggi dimana mahasiswa sebagai unsur dalam proses belajar mengajar didorong da1am mengembangkan dan mendewasakan dirinya dalam suasana ilmiah. Untuk itu diperlukan usaha -usaha menyempurnakan dan mengembangkan kualitas mahasiswa sesuai dengan yang diharapkan. Dalam kaitannya dengan hal tersebut kiranya memberikan perangsang bagi mahasiswa yang mempunyai prestasi akademik disamping non-akademik yang cukup menonjol guna mendorong suasana persaingan yang sehat dikalangan mahasiswa. Untuk memperlancarkan study mahasiswa terutama yang mengalami kesulitan finansial. Beberapa badan/yayasan yang pernah memberikan dana beasiswa kepada mahasiswa melalui lembaga Fakultas Pertanian adalah :

No. Nama Pemberi Beasiswa
1 PPA (Peningkatan Prestasi Akademik)
2 PPA BBM (Bantuan Belajar Mahasiswa)
3 BIDIK MISI
4 BI (Bank Indonesia)
5 PT. DJARUM
6 SUPERSEMAR
7 BKM (Bantuan Khusus Mahasiswa)
8 Pemda Kab./Kota

Persyataran Umum

  • Warga negara Indonesia berkelakuan baik, rajin dan tekun belajar, serta berjiwa pancasila.
  • Terdaftar sebagai Mahasiswa Universitas Tadulako program Sarjana atau Diploma.
  • Selama menerima beasiswa tidak cuti kuliah.
  • Mengikuti Program Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dibuktikan dengan perolehan sertifikat.
  • Bersedia mematuhi segala ketentuan yang berlaku bagi mahasiswa penerima beasiswa.

Persyaratan Khusus

  1. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA)
    • Tercatat sebagai mahasiswa reguler aktif
    • IP kumulatif minimal 3.00.
    • Paling rendah duduk pada semester II, paling tinggi duduk pada semester VII (S1) dana semester V (Diploma).
    • Prestasi dibidang “ekstra kurikuler” dapat dipertimbangkan.
  2. Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (PPA BBM)
    • Tercatat sebagai mahasiswa reguler aktif
    • IP kumulatif minimal 2.50.
    • Mahasiswa dengan prestasi, yang orang tua/walinya tidak mampu membiayai pendidikan.
    • Paling rendah duduk pada semester II, paling tinggi duduk pada semester VII (S1) dana semester V (Diploma).
    • Prestasi dibidang “ekstra kurikuler” dapat dipertimbangkan.
  1. BIDIKMISI

Selesksi dilaksanakan oleh Bidang Akademik BAKP Untad bersamaan dengan penerimaan Mahasiswa baru.

  1. Bank Indonesia
    • IPK minimal 2.75
    • Mahasiswa program Sarjana
    • Diutamakan dari keluarga kurang mampu
    • Telah duduk pada semester V dan telah menempuh 90 sks.
  1. Djarum
    • IPK minimal 3.00.
    • Belum menikah
    • Mahasiswa program Sarjana telah menyelesaikan semester IV dan menginjak semester V.
    • Aktif dan dinamis baik dalam kegiatan belajar, organisasi maupun kegiatan ekstra kurikuler.
    • Melengkapi syarat administrasi yang ditentukan oleh PT. Djarum.
    • Lulus psikotest dan talent test yang diselenggarakan oleh PT. Djarum.
    • Usia maksimal 21 tahun.
  1. Supersemar
    • IPK minimal 2.50.
    • Program Sarjana dan Diploma
    • Minimal duduk pada semester III dan maksimal semester X.
    • Diutamakan dari keluarga kurang mampu.
    • Diutamakan bagi mahasiswa penerima beasiswa supersemar tahun sebelumnya (perpanjangan) selama yang bersangkutan masih memenuhi persyaratan.
Help-Desk