Materi pembinaan dan pengembangan kemahasiswaan dapat diperoleh baik melalui pengalaman, pengkajian, dan pelatihan di Fakultas Pertanian dan antar Fakultas di Universitas Tadulako maupun pada kegiatan bersama antar berbagai perguruan tinggi, meliputi kegiatan :

  1. Kegiatan penalaran dan keilmuan : Mahasiswa diarahkan pada kegiatan- kegiatan yang dapat. menunjang proses belajar guna meningkatkan kemampuan akademik dan profesionalisme dibidang ilmunya serta mampu mengkaji kondisi nyata masalah pembangunan baik nasional, regional dan lokal.
  2. Pembinaan minat dan kegemaran : Mahasiswa diarahkan pada peningkatan keterampilan dan prestasi dalam berbagai kegiatan olah raga, pencinta alam, seni dan kegiatan kepemudaan lainnya.
  3. Pembinaan kesejahteraan   : Mahasiswa diarahkan pada peningkatan kesejahteraan mahasiswa, baik aspek lahiriah maupun rohaniah dalam rangka pembentukan sikap dan mental serta kepribadian mahasiswa sebagai generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.
  4. Organisasi kemahasiswaan di Fakultas Pertanian mengacu pada bentuk organisasi kemahasiswaan perguruan tinggi yang diselenggarakan berdasarkan prinsip : dari, oleh dan untuk mahasiswa dengan memberikan peranan dan keleluasaan yang lebih khusus kepada mahasiswa yang meliputi organisasi di tingkat perguruan tinggi terdapat Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) dan unit kegiatan mahasiswa (UKM); di tingkat Fakultas terdapat Senat Mahasiswa Fakultas atau Badan Eksekutif Mahasiswa (SMF/BEM) dan Badan Permusyawaratan Mahasiswa Fakultas atau Badan Perwakilan Mahasiswa (BPMF/BPM) dan Unit Kegiatan Fakultas (UKF); Di tingkat jurusan, terdapat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dan di tingkat antar perguruan terdapat Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS) yang meliputi Ikatan Senat Mahasiswa Sejenis (ISMS) dan Ikatan Himpunan Mahasiswa Jurusan (IHMJ). Organisasi kemahasiswaan ini mempunyai masa kerja hanya satu tahun saja, dan kepemimpinan dan atau kepengurusan organisasi kemahasiswaan hanya dapat dijabat oleh seorang mahasiawa yang aktif, dan untuk S1 maksimal sedang menempu semester VII dan untuk D3 maksimal sedang menempu semester V diawal periode jabatannya.
  5. Bakti sosial mahasiswa/pengabdian masyarakat.
  6. Mahasiswa diarahkan pada kegiatan nyata dalam masyarakat yang bersumber dari semangat pengabdian dan tanggung jawab terhadap masyarakat di lingkungan sekitarnya.